Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Jumat, 02 Juli 2010
Menegangkan,Lakers Juara
Liputan6.com, Los
Angeles: Menegangkan.
Los Angeles akhirnya
memenangi game
ketujuh final NBA atas
Boston Celtics di Staples
Center, Los Angeles,
Amerika Serikat, Jumat
(18/6) siang. Dengan
demikian, tim asuhan
Phil Jackson itu menang
4-3.
Sebenarnya, di dua
kuarter awal Celtics
unggul 40-34.
Pertahanan berlapis
yang dimainkan Paul
Pierce dan kawan-
kawan sanggup
mematikan pergerakan
pemain-pemain Lakers.
Hingga kuarter ketiga,
Celtics masih unggul
dengan angka 57-53.
Di kuarter terakhir, tuan
rumah kembali bermain
lebih agresif seperti
kuarter sebelumnya
untuk mengejar
ketertinggalan poin.
Perlahan, Lakers
mampu menyamakan
poin Celtics. Bahkan,
berbalik unggul 76-70.
Lemparan tiga angka
Ray Allen memperkecil
skor menjadi 73-76.
Namun, aksi Ray Allen
dibalas Ron Artest juga
dengan lemparan tiga
angka sehingga skor
menjadi 79-76.
Pertandingan kian
menegangkan saat
Rajon Rondo
memperkecil skor
menjadi 79-81 saat
waktu tinggal 25,7
detik. Lemparan bebas
Sasha Vujacic membuat
Lakers menjadi aman
dengan skor 83-79.
Tersisa 11 detik, Celtics
mencoba memperkecil
skor dengan skor lewat
lemparan tiga angka
Rondo, namun gagal.
Publik tuan rumah pun
bersorak menyambut
kemenangan.
Ini adalah kemenangan
ketiga Lakers dari 12
kali pertemuan dengan
Celtics di final. Selain
mempertahankan gelar
juara, bintang Lakers,
Kobe Bryant, terpilih
sebagai pemain terbaik
atau MVP.
Minggu, 27 Juni 2010
2 Pecatur Indonesia Dilatih Pelatih Kawakan
ODESSA,
KOMPAS.com - Dua
pecatur kebanggaan
Indonesia GM
Susanto Megaranto
dan GMW Irine
Kharisma Sukandar
tengah menjalani
pelatnas Asian
Games di Odessa,
Ukraina. Irene dan
Susanto yang
pemusatan latihan
sejak 31 Mei lalu ini
dilatih oleh pecatur
kawakan yang dua
kali membawa
Ukraina menjuarai
olimpiade catur (tim
putra juara saat di
Calvia 2004 dan tim
putri juara saat di
Turin 2006), yaitu
sang living legend GM
Vladimir Tukmakov.
Hal ini diungkapkan,
manajer tim catur
Asian Games
Guangzhou 2010,
Kristianus Liem
kepada Kompas.com
melalui surat
elektronik yang
diterima, Senin
(14/6/2010). Kris
memaparkan
pemusatan latihan ini
akan dijalani Irene
dan Susanto selama
satu bulan hingga 29
Juni 2010.
Menurutnya, tujuan
dan sasaran yang
mau dicapai pada
pelatnas tahap ini
adalah memperbaiki
pemahaman
posisional dan
strategi yang masih
menjadi titik lemah
kedua pecatur
andalan Indonesia
tersebut.
"Setelah separuh
perjalanan latihan,
dapat saya laporkan
bahwa target latihan
tercapai dengan baik
sekali, karena
Tukmakov juga
seorang bekas
pemain lapangan
yang memahami
karakter dan gaya
seorang pemain
catur.
"Misalnya pada
sepuluh hari pertama,
latihan hanya
difokuskan pada
teknik prophylactic
yang praktis hampir
tidak pernah didalami
kedua pecatur
Indonesia tersebut
lantaran teknik ini
sifatnya tidak
agresif, bukan
menyerang.
Melainkan bersifat
mementahkan,
memunahkan
rencana dan strategi
yang dipikirkan lawan.
Jadi teknik ini sangat
membutuhkan
pemahaman
posisional yang
dalam, lalu
merumuskan cara
mengatasinya!"
ungkapnya.
Jadi setiap hari
mereka diminta
membaca dan
merumuskan suatu
posisi yang
disuguhkan di atas
papan catur, apa
keunggulan dan
kelemahan lawan,
lalu apa kira-kira
rencana yang
dipikirkan lawan dan
bagaimana cara kita
mengatasinya.
Jadi awalnya bukan
apa yang kita
pikirkan, yang kita
rencanakan dan yang
mau kita lakukan.
Suatu logika berpikir
yang dibalik oleh
Tukmakov.
"Ini bukan sekadar
menemukan
prophylactic move
(langkah pencegah
penyakit). Tapi juga
bagaimana cara
kalian memahami
prophylactic thinking,"
tutur Tukmakov
seperti dikutip Kris.
Bahan-bahan latihan
umumnya diambil dari
partai-partai dua
juara dunia yang
terkenal sebagai
jagoannya teknik
prophylactic, yaitu
juara dunia 1963-69
Tigran Petrosian dan
juara dunia 1975-85
Anatoly Karpov.
"Sementara jika ingin
ujicoba dan
refreshing, biasanya
pada hari tidak
latihan, yaitu hari
Minggu, kami pergi ke
taman-taman yang
banyak tersebar di
Kiev maupun Odessa
di mana selalu ada
tempat bermain
catur. Lawan tanding
yang tersedia juga
tidaklah ringan
karena mereka
adalah pecatur-
pecatur yang biasa
taruhan," kata Kris.
Latihan Irene dan
Susanto sendiri
dimulai pukul 10.30
hingga pukul 19.00
dikurangi waktu
istirahat makan
siang. Latihan fisik
ringan juga di lakukan
dengan berjalan kaki
sekitar 4-5 km, yang
umumnya dilakukan
menjelang makan
siang dan menjelang
makan malam.
Kamis, 24 Juni 2010
Sony Juara,Nova/Lily gagal
detikcom -
Singapura, Kontingen
Indonesia berhasil
membawa pulang
satu gelar dari
Singapura Terbuka
Super Series lewat
Sony Dwi Kuncoro.
Sayang, ganda
campuran Nova
Widianto/Lilyana Natsir
gagal.
Sony yang bermain
menghadapi
pebulutangkis Thailand
Boonsak Ponsana di
Singapore Indoor
Stadium, Minggu
(20/6/2010), menang
21-16, 21-16 dalam
pertarungan berdurasi
45 menit.
Di set pertama, Sony
selalu mimimpin
setelah skor 1-1.
Sempat unggul 5-1,
Sony terkejar di posisi
7-6. Unggulan ketujuh
itu lantas menjauh lagi
jadi 12-8, 17-9 dan
akhirnya menutup set
pembuka 21-16.
Pertarungan di set
kedua berlangsung
lebih ketat karena
terjadi susul menyusul
angka hingga posisi
9-9 dan 13-13. Pada
akhirnya, Sony lebih
baik dengan menang
21-16.
Sayangnya sukses
Sony gagal diikuti oleh
Nova/Lily yang
menghadapi Thomas
Laybourn/Kamilla
Rytter Juhl. Unggulan
satu itu takluk 12-21,
15-21 dari lawannya
yang unggulan kedua.
Nova/Lily sangat
keteteran di set
pembuka. Tertinggal
2-4 di awal, perolehan
angka Nova/Lily
semakin jauh dari
lawan di posisi 10-3.
Tanpa banyak
kesulitan, Laybourn/
Rytter Juhl menutup
set pertama dengan
21-12.
Di set kedua, Nova/Lily
memberikan
perlawanan lebih baik.
Namun setelah kejar-
mengejar angka
hingga 7-7, Nova/Lily
tertinggal 7-10.
Laybourn/Rytter Juhl
pun tak terkejar dan
menang 21-15.
Rabu, 16 Juni 2010
Nova/Lily Tak Terhadang
detikcom -
Singapura, Kiprah
Nova Widianto/Lilyana
Natsir di Singapura
Terbuka Open Series
berlangsung mulus. Di
babak pertama, Nova/
Lily tak terhadang oleh
Mikkel Delbo Larsen/
Mie Schott Kristensen.
Nova/Lily yang
merupakan unggulan
pertama di turnamen
ini menyudahi
perlawanan Larsen/
Kristensen 18-21
21-11 21-8 dalam
pertandingan yang
digelar di Singapore
Indoor Stadium, Rabu
(16/6/2010).
Di babak kedua, Nova/
Lily bakal menghadapi
rekan senegaranya
yang merangkak dari
kualifikasi, Ahmad
Tontowi/Greysia Polii,
yang mengatasi
Markis Kido/Lita Nurlita
21-12 19-21 22-20 .
Juga melaju ke babak
kedua adalah duet
Hendra Aprida
Gunawan/Vita
Marissa. Unggulan
ketiga itu
mengandaskan Kim Ki-
jung/Jung Kyung-eun
juga dalam tiga set,
17-21 21-16 22-20.
Di nomor ganda putra,
baru Muhammad
Ahsan/Bona Septano
yang bermain. Di babak
pertama, Ahsan/Bona
memecundangi
Yongzhao Asthon
Chen/Zilian Derek
Wong dengan 21-12
21-12.
Wakil Indonesia juga
berjibaku di nomor
ganda putri. Duet
Meiliana Jauhari/
Greysia Polii melangkah
mulus ke babak kedua
setelah menyudahi
perlawanan Iris Wang/
Rena Wang, 21-15
21-9.
Langganan:
Komentar (Atom)