Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Desember 2010

Sejarah Berdirinya Kaskus

Tak pernah terpikir oleh Andrew bila website yang dibangunnya pada 1999, ketika masih bersekolah di Amerika, saat ini jadi forum online terpopuler di Indonesia. Namanya Kaskus singkatan dasri Kasak Kusuk. Sesuai namanya situs ini dijadikan tempat berkasak kusuk oleh hampir satu juta member Kaskus. Mereka membicarakan topik apa saja dan membentuk komunitas. Saat ini terdapat 187 komunitas yang menjadi bagian dari Kaskus. Andrew Darwis (Founder Kaskus.us/ Admin Kaskus.us) Mulanya Kaskus yang dikembangkan oleh Andrew, Ronald, dan Budi ini dibuat untuk memenuhi tugas kuliah mereka. Konsep awal Kaskus sebenarnya adalah situs yang mampu mengentaskan dahaga mahasiswa Indonesia di luar negeri akan kampung halaman melalui berita-berita Indonesia. “Sayangnya tak ada di antara kami yang bisa menulis berita, akhirnya kamia hanya mere-write berita-berita tentang Indonesia dari CNN, ” ujar Andrew. Setelah berjalan beberapa lama, Budi dan Ronald mengundurkan diri karena menganggap Kaskus sama sekali tidak menghasilkan keuntungan, hanya menghabiskan waktu yang mereka punya. Hanya Andrew yang kemudian bertahan, namun Kaskus terpaksa vakum selama 8 bulan. “Lalu Ken datang ke Amerika dan memberitahu saya hal penting, ” ujar Andrew. “Dia bilang kalau penggemar Kaskus di Indonesia cukup besar,” lanjutnya. Ken yang juga sepupu dari Andrew memaksanya untuk pulang dan mengaktifkan Kaskus kembali. “Sayang teknologinya sudah ada tapi tidak dipakai, ” saran Ken. Kaskus kemudian diaktifkan kembali dengan konsep berbeda. Situs ini tak lagi diisi oleh berita-berita CNN, melainkan menjadi sebuah forum di mana tulisan-tulisan diposting sendiri oleh para kaskuser (pengguna Kaskus). Konsep tersebut membuat pengunjung Kaskus meningkat. “Orang Indonesia memang dasarnya cerewet makanya ketika konsep diganti menjadi forum online, makin tambah ramai, ” ujar Andrew sambil tertawa. Dibukanya kebebasan bagi para member untuk memposting tulisan mereka, membuat Kaskus kebanjiran konten- konten porno. Hal ini yang mendorong Andrew untuk menyediakan rubrik khusus berbau seks dengan nama BB-17. “Bila di sejumlah wilayah Indonesia ada wilayah lokalisasi PSK, di situs ini kami juga menyediakan lokalisasi untuk konten- konten porno itu daripada mereka memposting semua konten itu di sembarang tempat (rubrik-red), ” ujarnya. Sejak saat itu diakui Andrew, Kaskus identik dengan situs porno, padahal masih banyak rubrik lain yang bermamfaat. Namun, di tahun 2008 ketika kembali ke Indonesia, pada saat bersamaan terbit UU ITE. Sebagai bentuk kesadaran, Andrew mengambil keputusan untuk menghapuskan BB-17 dan membersihkan Kaskus dari konten porno. “Anehnya pengunjung Kaskus bukannya berkurang tapi malah bertambah terutama member perempuannya, ” tuturnya. Dari sebelumnya hanya 400 ribu pengguna meningkat menjadi 960 ribu pada 2009, di mana 75%-nya adalah pengunjung loyal. Selain itu 95% server yang digunakan Kaskus dipindahkan dari Amerika ke Indonesia untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas akses pengguna. Seiring dengan bertambahan jumlah kaskuser, konsep situs Kaskus pun mulai cenderung berubah sebagai market place. Lambat laun banyak yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan di Kaskus. “ Seorang kaskuser ada yang menjual keripik pisang di Kaskus dan jualannya sangat laku hingga 3.000 order per hari, tak hanya itu ada pula yang kerjaannya menjual kamera di Kaskus dan setiap minggu dia bisa menghasilkan omset hingga 100 juta rupiah,” tutur Andrew. “Kami senang karena situs yang kami buat ini bisa membantu orang lain dan berperan serta memajukan “ekonomi kerakyatan,” canda Andrew. Demi mempertahankan member yang sudah ada, Andrew dan Ken memiliki trik tersendiri. Mereka berusaha untuk mendekatkan diri kepada para member dan mau mendengarkan serta merespon keluhan yang mereka sampaikan dengan baik. “ Lagipula Andrew gampang dikontak sehingga member memiliki ikatan yang kuat dengan kami, ” sahut Ken. Menurut Ken industri kreatif seperti yang mereka lakukan saat ini memiliki prospek bisnis yang bagus. “Bisnis ini ibarat tanah kosong di Sudirman yang di masa datang, nilainya akan semakin tinggi, ” ungkap Ken. Menurutnya dalam bisnis internet, pengusaha bisa melakukan trial and error dengan mudah, sehingga mereka tidak perlu takut gagal karena tidak ada konsekuensi materil yang besar. Namun menurut Ken agar industri seperti ini bisa maju, harus dilakukan oleh banyak pemain secara massal untuk menghasilkan persaingan yang luas dan ketat. “Harus ada keinginan kuat dari masyarakat Indonesia untuk mengembangkan industri kreatif ini. Sehingga pada saatnya nanti masyarakat Indonesia tidak perlu lagi mengakses situs buatan luar negeri, ” ujar Ken. Bahkan boleh jadi nantinya situs Indonesia pun digemari masyarakat dunia.

Senin, 06 September 2010

Mistery Tembok Ya'juj Dan Ma'juj

Mereka berkata; “Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya-juj dan Ma-juj itu orang- orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka ?” QS. Al-Anbiya: 96 “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya- juj dan Ma-juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (Hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata); “Aduhai celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang- orang yang zhalim.” Ya-juj dan Ma-juj dalam Hadits Dari Zainab Binti Jahsh -isteri Nabi SAW, berkata; “Nabi SAW bangun dari tidurnya dengan wajah memerah, kemudian bersabda; “Tiada Tuhan selain Allah, celakalah bagi Arab dari kejahatan yang telah dekat pada hari kiamat, (yaitu) Telah dibukanya penutup Ya-juj dan Ma- juj seperti ini !” beliau melingkarkan jari tangannya. (Dalam riwayat lain tangannya membentuk isyarat 70 atau 90), Aku bertanya; “Ya Rasulullah SAW, apakah kita akan dihancurkan walaupun ada orang-orang shalih ?” Beliau menjawab; “Ya, Jika banyak kejelekan.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari dan Muslim) Jenis dan Asal Usul Ya- juj dan Ma-juj dalam QS. Al-Kahfi : 94 Ya-juj dan Ma-juj menurut ahli lughah ada yang menyebut isim musytaq (memiliki akar kata dari bhs. Arab) berasal dari AJAJA AN- NAR artinya jilatan api. Atau dari AL-AJJAH (bercampur/sangat panas), al-Ajju (cepat bermusuhan), Al-Ijajah (air yang memancar keras) dengan wazan MAF ’UL dan YAF’UL / FA’UL. Menurut Abu Hatim, Ma-juj berasal dari MAJA yaitu kekacauan. Ma-juj berasal dari Mu-juj yaitu Malaja. Namun, menurut pendapat yang shahih, Ya-juj dan Ma-juj bukan isim musytaq tapi merupakan isim ‘Ajam dan Laqab (julukan). Para ulama sepakat, bahwa Ya-juj dan Ma-juj termasuk spesies manusia. Mereka berbeda dalam menentukan siapa nenek moyangnya. Ada yang menyebutkan dari sulbi Adam AS dan Hawa atau dari Adam AS saja. Ada pula yang menyebut dari sulbi Nabi Nuh AS dari keturunan Syis/At-Turk menurut hadits Ibnu Katsir. Sebagaimana dijelaskan dalam tarikh, Nabi Nuh AS mempunyai tiga anak, Sam, Ham, Syis/ At-Turk. Ada lagi yang menyebut keturunan dari Yafuts Bin Nuh. Menurut Al-Maraghi, Ya- juj dan Ma-juj berasal dari satu ayah yaitu Turk, Ya-juj adalah At- Tatar (Tartar) dan Ma- juj adalah Al-Maghul (Mongol), namun keterangan ini tidak kuat. Mereka tinggal di Asia bagian Timur dan menguasai dari Tibet, China sampai Turkistan Barat dan Tamujin. Mereka dikenal sebagai Jengis Khan (berarti Raja Dunia) pada abad ke-7 H di Asia Tengah dan menaklukan Cina Timur. Ditaklukan oleh Quthbuddin Bin Armilan dari Raja Khuwarizmi yang diteruskan oleh anaknya Aqthay. “Batu” anak saudaranya menukar dengan negara Rusia tahun 723 H dan menghancurkan Babilon dan Hongaria. Kemudian digantikan Jaluk dan dijajah Romawi dengan menggantikan anak saudaranya Manju, diganti saudaranya Kilay yang menaklukan Cina. Saudaranya Hulako menundukan negara Islam dan menjatuhkan Bagdad pada masa daulah Abasia ketika dipimpin Khalifah Al- Mu’tashim Billah pertengahan abad ke-7 H / 656 H. Ya-juj dan Ma- juj adalah kaum yang banyak keturunannya.Menurut mitos, mereka tidak mati sebelum melihat seribu anak lelakinya membawa senjata. Mereka taat pada peraturan masyarakat, adab dan pemimpinnya. Ada yang menyebut mereka berperawakan sangat tinggi sampai beberapa meter dan ada yang sangat pendek sampai beberapa centimeter. Konon, telinga mereka panjang, tapi ini tidak berdasar. Pada QS. Al- Kahfi:94, Ya-juj dan Ma- juj adalah kaum yang kasar dan biadab. Jika mereka melewati perkampungan, membabad semua yang menghalangi dan merusak atau bila perlu membunuh penduduk. Karenya, ketika Dzulkarnain datang, mereka minta dibuatkan benteng agar mereka tidak dapat menembus dan mengusik ketenangan penduduk. Siapakah Dzulkarnain ? Menurut versi Barat, Dzulkarnain adalah Iskandar Bin Philips Al-Maqduny Al- Yunany (orang Mecedonia, Yunani). Ia berkuasa selama 330 tahun. Membangun Iskandariah dan murid Aristoteles. Memerangi Persia dan menikahi puterinya. Mengadakan ekspansi ke India dan menaklukan Mesir. Menurut Asy-Syaukany, pendapat di atas sulit diterima, karena hal ini mengisyaratkan ia seorang kafir dan filosof. Sedangkan al- Quran menyebutkan; “ Kami (Allah) mengokohkannya di bumi dan Kami memberikan kepadanya sebab segala sesuatu. ” Menurut sejarawan muslim Dzulkarnain adalah julukan Abu Karb Al-Himyari atau Abu Bakar Bin Ifraiqisy dari daulah Al-Jumairiyah (115 SM – 552 M.). Kerajaannya disebut At- Tababi ’ah. Dijuluki Dzulkarnain (Pemilik dua tanduk), karena kekuasaannya yang sangat luas, mulai ujung tanduk matahari di Barat sampai Timur. Menurut Ibnu Abbas, ia adalah seorang raja yang shalih. Ia seorang pengembara dan ketika sampai di antara dua gunung antara Armenia dan Azzarbaijan. Atas permintaan penduduk, Dzulkarnain membangun benteng. Para arkeolog menemukan benteng tersebut pada awal abad ke-15 M, di belakang Jeihun dalam ekspedisi Balkh dan disebut sebagai “Babul Hadid” (Pintu Besi) di dekat Tarmidz. Timurleng pernah melewatinya, juga Syah Rukh dan ilmuwan German Slade Verger. Arkeolog Spanyol Klapigeo pada tahun 1403 H. Pernah diutus oleh Raja Qisythalah di Andalus ke sana dan bertamu pada Timurleng. “Babul Hadid” adalah jalan penghubung antara Samarqindi dan India. BENARKAH TEMBOK CINA ADALAH TEMBOK Zulkarnain ? Banyak orang menyangka itulah tembok yang dibuat oleh Zulkarnain dalam surat Al Kahfi. Dan yang disebut Ya ’juj dan Ma’juj adalah bangsa Mongol dari Utara yang merusak dan menghancurkan negeri- negeri yang mereka taklukkan. Mari kita cermati kelanjutan surat Al Kahfi ayat 95-98 tentang itu. Zulkarnain memenuhi permintaan penduduk setempat untuk membuatkan tembok pembatas. Dia meminta bijih besi dicurahkan ke lembah antara dua bukit. Lalu minta api dinyalakan sampai besi mencair. Maka jadilah tembok logam yang licin tidak bisa dipanjat. Ada tiga hal yang berbeda antara Tembok Cina dan Tembok Zulkarnain. Pertama, tembok Cina terbuat dari batu-batu besar yang disusun, bukan dari besi. Kedua, tembok itu dibangun bertahap selama ratusan tahun oleh raja-raja Dinasti Han, Ming, dst. Sambung-menyambung. Ketiga, dalam Al Kahfi ayat 86, ketika bertemu dengan suatu kaum di Barat, Allah berfirman, “Wahai Zulkarnain, terserah padamu apakah akan engkau siksa kaum itu atau engkau berikan kebaikan pada mereka.” Artinya, Zulkarnain mendapat wahyu langsung dari Tuhan, sedangkan raja-raja Cina itu tidak. Maka jelaslah bahwa tembok Cina bukan yang dimaksud dalam surat Al Kahfi. Jadi di manakan tembok Zulkarnain? BEBERAPA PENELITIAN TEMBOK YA ’JUJ Abdullah Yusuf Ali dalam tafsir The Holy Qur ’an menulis bahwa di distrik Hissar, Uzbekistan, 240 km di sebelah tenggara Bukhara, ada celah sempit di antara gunung-gunung batu. Letaknya di jalur utama antara Turkestan ke India dengan ordinat 38oN dan 67oE. Tempat itu kini bernama buzghol-khana dalam bahasa Turki, tetapi dulu nama Arabnya adalah bab al hadid. Orang Persia menyebutnya dar-i- ahani. Orang Cina menamakannya tie- men-kuan. Semuanya bermakna pintu gerbang besi. Hiouen Tsiang, seorang pengembara Cina pernah melewati pintu berlapis besi itu dalam perjalanannya ke India di abad ke-7. Tidak jauh dari sana ada danau yang dinamakan Iskandar Kul. Di tahun 842 Khalifah Bani Abbasiyah, al-Watsiq, mengutus sebuah tim ekspedisi ke gerbang besi tadi. Mereka masih mendapati gerbang di antara gunung selebar 137 m dengan kolom besar di kiri kanan terbuat dari balok-balok besi yang dicor dengan cairan tembaga, tempat bergantung daun pintu raksasa. Persis seperti bunyi surat Al Kahfi. Pada Perang Dunia II, konon Winston Churchill, pemimpin Inggris, mengenali gerbang besi itu. Letak Perkiraan Tembok Besi Berada Apa pun tentang keberadaan dinding penutup tersebut, ia memang terbukti ada sampai sekarang di Azerbaijan dan Armenia. Tepatnya ada di perunungan yang sangat tinggi dan sangat keras. Ia berdiri tegak seolah-olah diapit oleh dua buah tembok yang sangat tinggi. Tempat itu tercantum pada peta-peta Islam mahupun Rusia, terletak di republik Georgia. Al-Syarif al-Idrisi menegaskan hal itu melalui riwayat penelitian yang dilakukan Sallam, staf peneliti pada masa Khalifah al-Watsiq Billah (Abbasiah). Konon, Al- Watsiq pernah bermimpi tembok penghalang yang dibangun Iskandar Dzul Qarnain untuk memenjarakan Ya ’juj- Ma’juj terbuka. Mimpi itu mendorong Khalifah untuk mengetahui perihal tembok itu saat itu, juga lokasi pastinya. Al- Watsiq menginstruksikan kepada Sallam untuk mencari tahu tentang tembok itu. Saat itu sallam ditemani 50 orang. Penelitian tersebut memakan biaya besar. Tersebut dalam Nuzhat al- Musytaq, buku geografi, karya al-Idrisi, Al- Watsiq mengeluarkan biaya 5000 dinar untuk penelitian ini. Rombongan Sallam berangkat ke Armenia. Di situ ia menemui Ishaq bin Ismail, penguasa Armenia. Dari Armenia ia berangkat lagi ke arah utara ke daerah-daerah Rusia. Ia membawa surat dari Ishaq ke penguasa Sarir, lalu ke Raja Lan, lalu ke penguasa Faylan (nama-nama daerah ini tidak dikenal sekarang). Penguasa Faylan mengutus lima penunjuk jalan untuk membantu Sallam sampai ke pegunungan Ya ’juj-Ma’juj. 27 hari Sallam mengarungi puing-puing daerah Basjarat. Ia kemudian tiba di sebuah daerah luas bertanah hitam berbau tidak enak. Selama 10 hari, Sallam melewati daerah yang menyesakkan itu. Ia kemudian tiba di wilayah berantakan, tak berpenghuni. Penunjuk jalan mengatakan kepada Sallam bahwa daerah itu adalah daerah yang dihancurkan oleh Ya ’juj- Ma’juj tempo dulu. Selama 6 hari, berjalan menuju daerah benteng. Daerah itu berpenghuni dan berada di balik gunung tempat Ya ’juj- Ma’juj berada. Sallam kemudian pergi menuju pegunungan Ya ’juj-Ma’juj. Di situ ia melihat pegunungan yang terpisah lembah. Luas lembah sekitar 150 meter. Lembah ini ditutup tembok berpintu besi sekitar 50 meter. Dalam Nuzhat al- Musytaq, gambaran Sallam tentang tembok dan pintu besi itu disebutkan dengan sangat detail (Anda yang ingin tahu bentuk detailnya, silakan baca: Muzhat al-Musytaq fi Ikhtiraq al-Afaq, karya al-Syarif al-Idrisi, hal. 934 -938). Al-Idrisi juga menceritakan bahwa menurut cerita Sallam penduduk di sekitar pegunungan biasanya memukul kunci pintu besi 3 kali dalam sehari. Setelah itu mereka menempelkan telinganya ke pintu untuk mendengarkan reaksi dari dalam pintu. Ternyata, mereka mendengar gema teriakan dari dalam. Hal itu menunjukkan bahwa di dalam pintu betul- betul ada makhluk jenis manusia yang konon Ya ’juj-Ma’juj itu. Ya’juj-Ma’juj sendiri, menurut penuturan al- Syarif al-Idrisi dalam Nuzhat al-Musytaq, adalah dua suku keturunan Sam bin Nuh. Mereka sering mengganggu, menyerbu, membunuh, suku-suku lain. Mereka pembuat onar, dan sering menghancurkan suatu daerah. Masyarakat mengadukan kelakuan suku Ya ’juj dan Ma’juj kepada Iskandar Dzul Qarnain, Raja Macedonia. Iskandar kemudian menggiring (mengusir) mereka ke sebuah pegunungan, lalu menutupnya dengan tembok dan pintu besi. Menjelang Kiamat nanti, pintu itu akan jebol. Mereka keluar dan membuat onar dunia, sampai turunnya Nabi Isa al-Masih. Dalam Nuzhat al- Musytaq, al-Syarif al- Idrisi juga menuturkan bahwa Sallam pernah bertanya kepada penduduk sekitar pegunungan, apakah ada yang pernah melihat Ya ’juj-Ma’juj. Mereka mengaku pernah melihat gerombolan orang di atas tembok penutup. Lalu angin badai bertiup melemparkan mereka. Penduduk di situ melihat tubuh mereka sangat kecil. Setelah itu, Sallam pulang melalui Taraz (Kazakhtan), kemudian Samarkand (Uzbekistan), lalu kota Ray (Iran), dan kembali ke istana al-Watsiq di Surra Man Ra ’a, Iraq. Ia kemudian menceritakan dengan detail hasil penelitiannya kepada Khalifah. Kalau menurut penuturan Ibnu Bathuthah dalam kitab Rahlat Ibn Bathuthah pegunungan Ya ’juj- Ma’juj berada sekitar perjalanan 6 hari dari Cina. Penuturan ini tidak bertentangan dengan al-Syarif al-Idrisi. Soalnya di sebelah Barat Laut Cina adalah daerah- daerah Rusia.

Senin, 24 Mei 2010

Jejak Kaki Tertua Berusia 40.000 Tahun

KAKI TUA DI DUNIA BARU: 40,000-tahun telapak kaki manusia di Mexico terbuat dari debu vulkanik dapat menggoyahkan teori yang sudah lama berdiri tentang migrasi manusia ke Amerika Utara dari kepala sampai ke jari kaki. (Liverpool John Moores University - Bournemouth University) Ilmuwan Inggris percaya bahwa di Mexico pusat ada diperkirakan tapak kaki manusia berumur 40,000 tahun. Penemuan ini dibuat untuk menantang penelitian sebelumnya yang mengatakan kedatangan manusia pertama di Amerika mendekati 13,500 tahun yang lalu. Penemuan ini dilakukan pada tahun 2003 oleh Professor Mathew Bennet, dari universitas Bournemouth dan Dr. Silvia Gonzalez, dari universitas Liverpool John Moores. Tapak kaki ini ditemukan di daerah pertambangan kuno dekat pegunungan Cerro Toluquilla di lembah Valsequillo, terletak dekat Puebla, selatan kota Mexico. Menurut Dr. Gonzalez, tapak kaki ini berbentuk fosil pada debu vulkanik di pesisir danau vulkanik kuno. Dr. Gonzalez percaya bahwa perubahan cuaca dan letusan gunung Cerro Toluquilla menyebabkan tingkat ketinggian danau vulkanik menjadi lebih tinggi dan menurun, dan memperlihatkan lapisan debu vulkanik Xalnene. Dr. Gonzalez mengatakan jejak kaki ini terjadi ketika ketinggian air meningkat dan mengakibatkan ini menjadi sekaras betonan. Jejak kaki ini ditemukan pada waktu pekerja tambang memindahkan kurang lebih tiga yard endapan danau yang mengendap di atas lapisan debu vulkanik dimana jejak kaki tersebut berada. Menggunakan teknologi laser, sekelompok tim ilmuwan menganalisa jejak kaki itu dan memperkirakan umurnya sekitas 40,000 tahun lalu. Penemuan ini mendapat tantangan dari penemuan sebelumnya tentang ide penduduk pertama Amerika. Sebelumnya komunitas ilmuwan percaya bahwa manusia pertama tiba di Amerika Utara setelah jaman es lalu sekitar 13,500 tahun yang lalu. Dipercaya bahwa manusia menyeberangi jembatan tanah yang dulu pernah ada dari Asia menuju yang sekarang dikenal dengan Alaska dan akhirnya menempati seluruh benua. Teori ini didukung oleh penemuan peralatan batu bernama Clovis. Peralatan ini diperkirakan berumur 13,500 tahun yang lalu. Profesor David Huddart, dari universitas Moores, dan kolabolator penemuan ini mengatakan: “ Penemuan jejak kaki manusia berumur 40,000-tahun di Mexico berarti model kehadiran manusia ‘Clovis Pertama’ tidak lagi bisa diterima sebagai bukti pertama kehadiran manusia di Amerika ”. Dr. Gonzalez mengatakan penemuan ini mendukung teori bahwa koloni pertama mungkin datang melalui air, menggunakan rute migrasi perairan Pacific, daripada dengan jalan kaki dan berkelompok kelompok datang ke Amerika pada waktu berbeda.

Jumat, 21 Mei 2010

Melepas Alas,Menjejak Bumi

Sering orang-orang tua kita menyebut bumi sebagai ibu, dan angkasa sebagai bapak. Dalam adegan perang tanding antara ksatria Pandawa dan durjana Astina, filosofi bumi dan angkasa acap dipakai sang dalang. Seperti saat si durjana terdesak dan jatuh terjerembab… maka sebelum ksatria memenggal kepalanya, si durjana diberinya kesempatan untuk meratap kepada bumi sang ibu, angkasa sang bapak. Kita juga mengenal istilah Ibu Pertiwi sebagai pengejawantahan tanah air tercinta. Kita sering pula mendengar istilah “dari bumi kembali ke bumi, dari debu kembali ke debu” mengiringi peristiwa kematian umat manusia. Bisa jadi, karena manusia dicipta dari tanah, sedangkan ruhnya ditiupkan dari angkasa. Menyebut angkasa sebagai representasi kekuasaan mutlak Tuhan Yang Maha Besar. Bung Karno, juga memaknai bumi dengan begitu agung. Ia memperlakukan bumi dengan begitu mulia. Sepanjang hidupnya, ia memiliki kebiasaan yang menunjukkan betapa ia mengakrabi bumi. Dari kedua tangannyalah banyak pohon ditanam, dan disiram. Saat-saat seperti itu, ia tengah mempercantik bumi. Di banyak kesempatan ia melepas alas menjejak bumi. Saat itulah ia merasakan energi bumi masuk dari pori kaki menjalari sekujur tubuh dan hati. Kebiasaan tadi, direkam oleh orang-orang dekatnya. Mereka yang hidup, tinggal, dan bekerja di lingkungan Istana, sangat sering melihat Bung Karno melepas sandal kulit kesayangannya, dan menempelkan telapak kakinya di atas lantai. Sejurus kemudian, ia berjalan hilir-mudik di sekitar Istana Mereka, masih dengan kaki yang telanjang. Kepada salah seorang ajudannya, Bambang Widjanarko, ia pernah menyinggung ihwal kegemarannya menjejakkan kaki ke bumi. “Bambang…,” ujar Bung Karno, “terserah orang lain mempunyai pendapat yang bagaimana, aku sendiri mempunyai keyakinan bahwa antara manusia dan bumi ini berhubungan erat. Itu sebabnya mengapa aku sering meletakkan kakiku yang telanjang ini di atas tanah, atau berjalan tanpa alas kaki apa pun. Maksudnya adalah, agar terjadi kontak langsung dengan bumi tanpa penghalang sandal atau sepatu. ” Bung Karno melanjutkan “ wejangan”-nya tentang bumi. Bahwa bumi yang merupakan bagian dari alam semesta inilah yang memberikan hidup kepada kita semua, atas kemurahan Tuhan Yang Maha Esa. Hendaknya kita selalu mendekatkan diri kepada bumi atau alam dan jangan terus- menerus mengasingkan diri kita darinya. Nah, kapan terakhir kali Anda menjejak bumi tanpa alas kaki?

Minggu, 07 Maret 2010

Kegembiraan Berarti Keberhasilan

Diawal abad yang lalu,ada seorang pemuda yang mempunyai angan-angan menjadi seorang pemain biola handal seperti Bognini.Begitu ada waktu senggang,dia selalu berlatih bermain biola,hingga lupa akan segalanya bagaikan orang yang kecanduan.Akan tetapi kemajuan yang dicapainya minim,hingga kedua orang tuanya pun merasakan permainan biola anak mereka yang malang ini. Sangatlah buruk,sama sekali tidak memiliki bakat dalam seni musik,tapi mereka takut untuk mengungkapan kenyataan yang akan melukai harga diri anak mereka itu.

Suatu hari,pemuda ini ingin berguru pada seorang biolis senior.Biolis senior itu berkata : "nak,coba kamu mainkan sebuah lagu untuk saya dengarkan." Pemuda itu memainkan lagu ketiga dari dua puluh empat lagu ciptaan Bognini.Gesekan biolanya terdapat banyak kelemahan sehingga tidak nyaman untuk didengar.Selesai memainkan sebuah lagu,biolis tua itu bertanya kepada sang pemuda.

Biolis tua : "mengapa kamu sangat gemar memainkan biola?"

Pemuda berkata : "saya ingin sukses,saya ingin jadi pemain biola seperti halnya Bognini."

Biolis tua bertanya : "apakah kamu gembira ?"

Pemuda menjawab : "saya sangat gembira.

Biolis tua itupun mengajak sang pemuda untuk pergi ketaman bunganya.

Biolis tua lalu bertanya kepadanya : "nak,kamu sangat gembira,hal ini bahwa kamu telah berhasil.Tidaklah perlu menjadi suatu keharusan berhasil seperti halnya Bognini menjadi seorang pemain biola yang agung.Dalam pandangan saya,gembira itu sendiri merupakan suatu keberhasilan.

Pemuda itu sangat tersentuh mendengar perkataan dari seorang biolis tua.Ia akhirnya memahami bahwa kegembiraan adalah keberhasilan yang membutuhkan biaya terendah dan juga resiko terkecil didunia ini,dan bisa memberikan manfaat bagi manusia.Jika meninggalkan kegembiraan dan mencari yang lain,seseorang mungkin sekali akan terjerumus didalam lumpur kekecewaan, kebingungan dan kerisauan.

Api yang bergelora dalam hati pemuda ini,sejak itupun menjadi padam,tenang,ia masih sering memainkan biola,tapi sudah tidak lagi terbelenggu oleh impiannya ingin menjadi Bognini.Seumur hidupnya ia masih gemar memainkan biola,walaupun permainannya masih tetap buruk,akan tetapi ia bisa mendapatkan kegembiraan tersendiri.

Dan nama pemuda itu adalah : Albert Einstein


Kegembiraan berarti keberhasilan. Inilah filosofi kehidupan yang penuh dengan kecerahan. Didalam hidupnya yang nyata,tidak sulit bagi kita menjumpai orang semacam ini,kebanyakan rona wajah mereka cerah memerah, bertubuh sehat,wajah berseri penuh senyuman,hati mereka gembira.Mereka telah mengekspresikan semua kebahagian hidup sebagaimana manusia hidup,didalam karier mereka tidak banyak memberikan sungbangsih, mereka jauh dari nama,keuntungan pribadi dan ketenaran.Orang seperti ini,apakah pantas dikatakan pecundang-pecundang.
Saya kira,belum tentu demikian.

Kamis, 04 Maret 2010

Profesor vs siswa

Suatu hari seorang profesor dari sebuah universitas mencoba mengetes siswanya.

Dia bertanya pada muridnya"Apakah Tuhan menciptakan segala sesuatu yang exist didunia ini ?

Muridnya menjawab : "Ya,betul"

"Semuanya ?" tanya profesor

"Iya,semuanya" jawab murid-muridnya

"Kalo begitu,Tuhan juga menciptakan iblis,karena iblis itu exist"

Murid-murid terdiam... Sang profesor mencoba menunjukkan bahwa iman dan agama adalah mitos

Tiba-tiba ada seorang murid berkata"Boleh saya menanyakan sesuatu ?"

Profesor : "Tentu saja"

Murid : "Apakah dingin itu exist ?"

Profesor : "Tentu saja dingin itu exist,apakah kamu tidak pernah merasa dingin ?"

Murid : "Pak, sesungguhnya, dingin itu tidak exist,dingin adalah masa saat hilangnya panas"
"Panas itu exist,kita menciptakan kata dingin untuk menjelaskan ketidakadaan panas"
"Apakah gelap itu exist ?"

Profesor : "Yah,gelap itu exist"

Murid : "Sekali lagi anda salah,gelap adalah ketidakadaan terang"
"kita bisa mempelajari terang dan cahaya,tapi tidak gelap"
"Gelap adalah penjelasan ketidakadaan cahaya"

"Jadi apakah iblis itu exist ?"
"Tuhan tidak menciptakan iblis,tapi iblis itu ada karena ketidakadaan Tuhan dalam hati manusia, ketidakadaan cinta, kemanusiaan,dan iman."
"Cinta dan iman itu seperti cahaya dan panas,mereka exist"
"Iblis adalah penjelasan ketidakadaan cinta, kemanusiaan,dan iman.

Giliran profesor yang terdiam...

Nama murid itu : Albert Einstein