Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 07 Desember 2010
Sejarah Berdirinya Kaskus
Tak pernah terpikir oleh
Andrew bila website
yang dibangunnya pada
1999, ketika masih
bersekolah di Amerika,
saat ini jadi forum online
terpopuler di Indonesia.
Namanya Kaskus
singkatan dasri Kasak
Kusuk. Sesuai namanya
situs ini dijadikan
tempat berkasak kusuk
oleh hampir satu juta
member Kaskus.
Mereka membicarakan
topik apa saja dan
membentuk komunitas.
Saat ini terdapat 187
komunitas yang
menjadi bagian dari
Kaskus.
Andrew Darwis
(Founder Kaskus.us/
Admin Kaskus.us)
Mulanya Kaskus yang
dikembangkan oleh
Andrew, Ronald, dan
Budi ini dibuat untuk
memenuhi tugas kuliah
mereka. Konsep awal
Kaskus sebenarnya
adalah situs yang
mampu mengentaskan
dahaga mahasiswa
Indonesia di luar negeri
akan kampung halaman
melalui berita-berita
Indonesia. “Sayangnya
tak ada di antara kami
yang bisa menulis
berita, akhirnya kamia
hanya mere-write
berita-berita tentang
Indonesia dari CNN, ”
ujar Andrew.
Setelah berjalan
beberapa lama, Budi dan
Ronald mengundurkan
diri karena menganggap
Kaskus sama sekali
tidak menghasilkan
keuntungan, hanya
menghabiskan waktu
yang mereka punya.
Hanya Andrew yang
kemudian bertahan,
namun Kaskus terpaksa
vakum selama 8 bulan.
“Lalu Ken datang ke
Amerika dan
memberitahu saya hal
penting, ” ujar Andrew.
“Dia bilang kalau
penggemar Kaskus di
Indonesia cukup besar,”
lanjutnya. Ken yang juga
sepupu dari Andrew
memaksanya untuk
pulang dan
mengaktifkan Kaskus
kembali. “Sayang
teknologinya sudah ada
tapi tidak dipakai, ”
saran Ken.
Kaskus kemudian
diaktifkan kembali
dengan konsep berbeda.
Situs ini tak lagi diisi oleh
berita-berita CNN,
melainkan menjadi
sebuah forum di mana
tulisan-tulisan diposting
sendiri oleh para
kaskuser (pengguna
Kaskus). Konsep
tersebut membuat
pengunjung Kaskus
meningkat. “Orang
Indonesia memang
dasarnya cerewet
makanya ketika konsep
diganti menjadi forum
online, makin tambah
ramai, ” ujar Andrew
sambil tertawa.
Dibukanya kebebasan
bagi para member
untuk memposting
tulisan mereka,
membuat Kaskus
kebanjiran konten-
konten porno. Hal ini
yang mendorong
Andrew untuk
menyediakan rubrik
khusus berbau seks
dengan nama BB-17.
“Bila di sejumlah wilayah
Indonesia ada wilayah
lokalisasi PSK, di situs ini
kami juga menyediakan
lokalisasi untuk konten-
konten porno itu
daripada mereka
memposting semua
konten itu di sembarang
tempat (rubrik-red), ”
ujarnya.
Sejak saat itu diakui
Andrew, Kaskus identik
dengan situs porno,
padahal masih banyak
rubrik lain yang
bermamfaat. Namun, di
tahun 2008 ketika
kembali ke Indonesia,
pada saat bersamaan
terbit UU ITE. Sebagai
bentuk kesadaran,
Andrew mengambil
keputusan untuk
menghapuskan BB-17
dan membersihkan
Kaskus dari konten
porno.
“Anehnya pengunjung
Kaskus bukannya
berkurang tapi malah
bertambah terutama
member
perempuannya, ”
tuturnya. Dari
sebelumnya hanya 400
ribu pengguna
meningkat menjadi 960
ribu pada 2009, di mana
75%-nya adalah
pengunjung loyal. Selain
itu 95% server yang
digunakan Kaskus
dipindahkan dari
Amerika ke Indonesia
untuk meningkatkan
kualitas dan kapasitas
akses pengguna.
Seiring dengan
bertambahan jumlah
kaskuser, konsep situs
Kaskus pun mulai
cenderung berubah
sebagai market place.
Lambat laun banyak
yang menggantungkan
hidupnya dengan
berjualan di Kaskus.
“ Seorang kaskuser ada
yang menjual keripik
pisang di Kaskus dan
jualannya sangat laku
hingga 3.000 order per
hari, tak hanya itu ada
pula yang kerjaannya
menjual kamera di
Kaskus dan setiap
minggu dia bisa
menghasilkan omset
hingga 100 juta rupiah,”
tutur Andrew.
“Kami senang karena
situs yang kami buat ini
bisa membantu orang
lain dan berperan serta
memajukan “ekonomi
kerakyatan,” canda
Andrew.
Demi mempertahankan
member yang sudah
ada, Andrew dan Ken
memiliki trik tersendiri.
Mereka berusaha untuk
mendekatkan diri
kepada para member
dan mau mendengarkan
serta merespon keluhan
yang mereka
sampaikan dengan baik.
“ Lagipula Andrew
gampang dikontak
sehingga member
memiliki ikatan yang
kuat dengan kami, ”
sahut Ken.
Menurut Ken industri
kreatif seperti yang
mereka lakukan saat ini
memiliki prospek bisnis
yang bagus. “Bisnis ini
ibarat tanah kosong di
Sudirman yang di masa
datang, nilainya akan
semakin tinggi, ” ungkap
Ken. Menurutnya dalam
bisnis internet,
pengusaha bisa
melakukan trial and
error dengan mudah,
sehingga mereka tidak
perlu takut gagal karena
tidak ada konsekuensi
materil yang besar.
Namun menurut Ken
agar industri seperti ini
bisa maju, harus
dilakukan oleh banyak
pemain secara massal
untuk menghasilkan
persaingan yang luas
dan ketat.
“Harus ada keinginan
kuat dari masyarakat
Indonesia untuk
mengembangkan
industri kreatif ini.
Sehingga pada saatnya
nanti masyarakat
Indonesia tidak perlu
lagi mengakses situs
buatan luar negeri, ” ujar
Ken. Bahkan boleh jadi
nantinya situs
Indonesia pun digemari
masyarakat dunia.
Senin, 06 September 2010
Mistery Tembok Ya'juj Dan Ma'juj
Mereka berkata; “Hai
Dzulkarnain,
sesungguhnya Ya-juj
dan Ma-juj itu orang-
orang yang membuat
kerusakan di muka
bumi, maka dapatkah
kami memberikan
sesuatu pembayaran
kepadamu, supaya
kamu membuat dinding
antara kami dan
mereka ?”
QS. Al-Anbiya: 96
“Hingga apabila
dibukakan (tembok) Ya-
juj dan Ma-juj, dan
mereka turun dengan
cepat dari seluruh
tempat yang tinggi. Dan
telah dekatlah
kedatangan janji yang
benar (Hari berbangkit),
maka tiba-tiba
terbelalaklah mata
orang-orang yang kafir.
(Mereka berkata);
“Aduhai celakalah kami,
sesungguhnya kami
adalah dalam kelalaian
tentang ini, bahkan
kami adalah orang-
orang yang zhalim.”
Ya-juj dan Ma-juj dalam
Hadits Dari Zainab Binti
Jahsh -isteri Nabi SAW,
berkata; “Nabi SAW
bangun dari tidurnya
dengan wajah
memerah, kemudian
bersabda; “Tiada Tuhan
selain Allah, celakalah
bagi Arab dari kejahatan
yang telah dekat pada
hari kiamat, (yaitu)
Telah dibukanya
penutup Ya-juj dan Ma-
juj seperti ini !” beliau
melingkarkan jari
tangannya. (Dalam
riwayat lain tangannya
membentuk isyarat 70
atau 90), Aku bertanya;
“Ya Rasulullah SAW,
apakah kita akan
dihancurkan walaupun
ada orang-orang
shalih ?” Beliau
menjawab; “Ya, Jika
banyak kejelekan.” (HR.
Ahmad, Al-Bukhari dan
Muslim)
Jenis dan Asal Usul Ya-
juj dan Ma-juj dalam QS.
Al-Kahfi : 94 Ya-juj dan
Ma-juj menurut ahli
lughah ada yang
menyebut isim
musytaq (memiliki akar
kata dari bhs. Arab)
berasal dari AJAJA AN-
NAR artinya jilatan api.
Atau dari AL-AJJAH
(bercampur/sangat
panas), al-Ajju (cepat
bermusuhan), Al-Ijajah
(air yang memancar
keras) dengan wazan
MAF ’UL dan YAF’UL /
FA’UL. Menurut Abu
Hatim, Ma-juj berasal
dari MAJA yaitu
kekacauan. Ma-juj
berasal dari Mu-juj yaitu
Malaja. Namun, menurut
pendapat yang shahih,
Ya-juj dan Ma-juj bukan
isim musytaq tapi
merupakan isim ‘Ajam
dan Laqab (julukan).
Para ulama sepakat,
bahwa Ya-juj dan Ma-juj
termasuk spesies
manusia.
Mereka berbeda dalam
menentukan siapa
nenek moyangnya. Ada
yang menyebutkan dari
sulbi Adam AS dan
Hawa atau dari Adam
AS saja. Ada pula yang
menyebut dari sulbi Nabi
Nuh AS dari keturunan
Syis/At-Turk menurut
hadits Ibnu Katsir.
Sebagaimana dijelaskan
dalam tarikh, Nabi Nuh
AS mempunyai tiga
anak, Sam, Ham, Syis/
At-Turk. Ada lagi yang
menyebut keturunan
dari Yafuts Bin Nuh.
Menurut Al-Maraghi, Ya-
juj dan Ma-juj berasal
dari satu ayah yaitu
Turk, Ya-juj adalah At-
Tatar (Tartar) dan Ma-
juj adalah Al-Maghul
(Mongol), namun
keterangan ini tidak
kuat. Mereka tinggal di
Asia bagian Timur dan
menguasai dari Tibet,
China sampai Turkistan
Barat dan Tamujin.
Mereka dikenal sebagai
Jengis Khan (berarti Raja
Dunia) pada abad ke-7 H
di Asia Tengah dan
menaklukan Cina Timur.
Ditaklukan oleh
Quthbuddin Bin Armilan
dari Raja Khuwarizmi
yang diteruskan oleh
anaknya Aqthay. “Batu”
anak saudaranya
menukar dengan negara
Rusia tahun 723 H dan
menghancurkan Babilon
dan Hongaria. Kemudian
digantikan Jaluk dan
dijajah Romawi dengan
menggantikan anak
saudaranya Manju,
diganti saudaranya Kilay
yang menaklukan Cina.
Saudaranya Hulako
menundukan negara
Islam dan menjatuhkan
Bagdad pada masa
daulah Abasia ketika
dipimpin Khalifah Al-
Mu’tashim Billah
pertengahan abad ke-7
H / 656 H. Ya-juj dan Ma-
juj adalah kaum yang
banyak
keturunannya.Menurut
mitos, mereka tidak
mati sebelum melihat
seribu anak lelakinya
membawa senjata.
Mereka taat pada
peraturan masyarakat,
adab dan pemimpinnya.
Ada yang menyebut
mereka berperawakan
sangat tinggi sampai
beberapa meter dan
ada yang sangat
pendek sampai
beberapa centimeter.
Konon, telinga mereka
panjang, tapi ini tidak
berdasar. Pada QS. Al-
Kahfi:94, Ya-juj dan Ma-
juj adalah kaum yang
kasar dan biadab.
Jika mereka melewati
perkampungan,
membabad semua yang
menghalangi dan
merusak atau bila perlu
membunuh penduduk.
Karenya, ketika
Dzulkarnain datang,
mereka minta
dibuatkan benteng agar
mereka tidak dapat
menembus dan
mengusik ketenangan
penduduk. Siapakah
Dzulkarnain ? Menurut
versi Barat, Dzulkarnain
adalah Iskandar Bin
Philips Al-Maqduny Al-
Yunany (orang
Mecedonia, Yunani). Ia
berkuasa selama 330
tahun. Membangun
Iskandariah dan murid
Aristoteles. Memerangi
Persia dan menikahi
puterinya. Mengadakan
ekspansi ke India dan
menaklukan Mesir.
Menurut Asy-Syaukany,
pendapat di atas sulit
diterima, karena hal ini
mengisyaratkan ia
seorang kafir dan
filosof. Sedangkan al-
Quran menyebutkan;
“ Kami (Allah)
mengokohkannya di
bumi dan Kami
memberikan kepadanya
sebab segala sesuatu. ”
Menurut sejarawan
muslim Dzulkarnain
adalah julukan Abu Karb
Al-Himyari atau Abu
Bakar Bin Ifraiqisy dari
daulah Al-Jumairiyah
(115 SM – 552 M.).
Kerajaannya disebut At-
Tababi ’ah. Dijuluki
Dzulkarnain (Pemilik dua
tanduk), karena
kekuasaannya yang
sangat luas, mulai ujung
tanduk matahari di
Barat sampai Timur.
Menurut Ibnu Abbas, ia
adalah seorang raja
yang shalih.
Ia seorang pengembara
dan ketika sampai di
antara dua gunung
antara Armenia dan
Azzarbaijan. Atas
permintaan penduduk,
Dzulkarnain
membangun benteng.
Para arkeolog
menemukan benteng
tersebut pada awal
abad ke-15 M, di
belakang Jeihun dalam
ekspedisi Balkh dan
disebut sebagai “Babul
Hadid” (Pintu Besi) di
dekat Tarmidz.
Timurleng pernah
melewatinya, juga Syah
Rukh dan ilmuwan
German Slade Verger.
Arkeolog Spanyol
Klapigeo pada tahun
1403 H. Pernah diutus
oleh Raja Qisythalah di
Andalus ke sana dan
bertamu pada
Timurleng. “Babul Hadid”
adalah jalan penghubung
antara Samarqindi dan
India.
BENARKAH TEMBOK
CINA ADALAH TEMBOK
Zulkarnain ?
Banyak orang
menyangka itulah
tembok yang dibuat
oleh Zulkarnain dalam
surat Al Kahfi. Dan yang
disebut Ya ’juj dan Ma’juj
adalah bangsa Mongol
dari Utara yang
merusak dan
menghancurkan negeri-
negeri yang mereka
taklukkan. Mari kita
cermati kelanjutan
surat Al Kahfi ayat
95-98 tentang itu.
Zulkarnain memenuhi
permintaan penduduk
setempat untuk
membuatkan tembok
pembatas. Dia meminta
bijih besi dicurahkan ke
lembah antara dua
bukit. Lalu minta api
dinyalakan sampai besi
mencair. Maka jadilah
tembok logam yang licin
tidak bisa dipanjat.
Ada tiga hal yang
berbeda antara Tembok
Cina dan Tembok
Zulkarnain. Pertama,
tembok Cina terbuat
dari batu-batu besar
yang disusun, bukan
dari besi. Kedua, tembok
itu dibangun bertahap
selama ratusan tahun
oleh raja-raja Dinasti
Han, Ming, dst.
Sambung-menyambung.
Ketiga, dalam Al Kahfi
ayat 86, ketika bertemu
dengan suatu kaum di
Barat, Allah berfirman,
“Wahai Zulkarnain,
terserah padamu
apakah akan engkau
siksa kaum itu atau
engkau berikan
kebaikan pada mereka.”
Artinya, Zulkarnain
mendapat wahyu
langsung dari Tuhan,
sedangkan raja-raja
Cina itu tidak. Maka
jelaslah bahwa tembok
Cina bukan yang
dimaksud dalam surat
Al Kahfi. Jadi di manakan
tembok Zulkarnain?
BEBERAPA PENELITIAN
TEMBOK YA ’JUJ
Abdullah Yusuf Ali
dalam tafsir The Holy
Qur ’an menulis bahwa di
distrik Hissar,
Uzbekistan, 240 km di
sebelah tenggara
Bukhara, ada celah
sempit di antara
gunung-gunung batu.
Letaknya di jalur utama
antara Turkestan ke
India dengan ordinat
38oN dan 67oE. Tempat
itu kini bernama
buzghol-khana dalam
bahasa Turki, tetapi
dulu nama Arabnya
adalah bab al hadid.
Orang Persia
menyebutnya dar-i-
ahani. Orang Cina
menamakannya tie-
men-kuan. Semuanya
bermakna pintu gerbang
besi.
Hiouen Tsiang, seorang
pengembara Cina
pernah melewati pintu
berlapis besi itu dalam
perjalanannya ke India
di abad ke-7. Tidak jauh
dari sana ada danau
yang dinamakan
Iskandar Kul. Di tahun
842 Khalifah Bani
Abbasiyah, al-Watsiq,
mengutus sebuah tim
ekspedisi ke gerbang
besi tadi. Mereka masih
mendapati gerbang di
antara gunung selebar
137 m dengan kolom
besar di kiri kanan
terbuat dari balok-balok
besi yang dicor dengan
cairan tembaga, tempat
bergantung daun pintu
raksasa. Persis seperti
bunyi surat Al Kahfi.
Pada Perang Dunia II,
konon Winston Churchill,
pemimpin Inggris,
mengenali gerbang besi
itu.
Letak Perkiraan
Tembok Besi Berada
Apa pun tentang
keberadaan dinding
penutup tersebut, ia
memang terbukti ada
sampai sekarang di
Azerbaijan dan Armenia.
Tepatnya ada di
perunungan yang
sangat tinggi dan
sangat keras. Ia berdiri
tegak seolah-olah diapit
oleh dua buah tembok
yang sangat tinggi.
Tempat itu tercantum
pada peta-peta Islam
mahupun Rusia, terletak
di republik Georgia.
Al-Syarif al-Idrisi
menegaskan hal itu
melalui riwayat
penelitian yang
dilakukan Sallam, staf
peneliti pada masa
Khalifah al-Watsiq Billah
(Abbasiah). Konon, Al-
Watsiq pernah bermimpi
tembok penghalang
yang dibangun Iskandar
Dzul Qarnain untuk
memenjarakan Ya ’juj-
Ma’juj terbuka.
Mimpi itu mendorong
Khalifah untuk
mengetahui perihal
tembok itu saat itu,
juga lokasi pastinya. Al-
Watsiq
menginstruksikan
kepada Sallam untuk
mencari tahu tentang
tembok itu. Saat itu
sallam ditemani 50
orang. Penelitian
tersebut memakan
biaya besar. Tersebut
dalam Nuzhat al-
Musytaq, buku geografi,
karya al-Idrisi, Al-
Watsiq mengeluarkan
biaya 5000 dinar untuk
penelitian ini.
Rombongan Sallam
berangkat ke Armenia.
Di situ ia menemui
Ishaq bin Ismail,
penguasa Armenia. Dari
Armenia ia berangkat
lagi ke arah utara ke
daerah-daerah Rusia. Ia
membawa surat dari
Ishaq ke penguasa
Sarir, lalu ke Raja Lan,
lalu ke penguasa Faylan
(nama-nama daerah ini
tidak dikenal sekarang).
Penguasa Faylan
mengutus lima
penunjuk jalan untuk
membantu Sallam
sampai ke pegunungan
Ya ’juj-Ma’juj.
27 hari Sallam
mengarungi puing-puing
daerah Basjarat. Ia
kemudian tiba di sebuah
daerah luas bertanah
hitam berbau tidak
enak. Selama 10 hari,
Sallam melewati daerah
yang menyesakkan itu.
Ia kemudian tiba di
wilayah berantakan, tak
berpenghuni. Penunjuk
jalan mengatakan
kepada Sallam bahwa
daerah itu adalah
daerah yang
dihancurkan oleh Ya ’juj-
Ma’juj tempo dulu.
Selama 6 hari, berjalan
menuju daerah benteng.
Daerah itu berpenghuni
dan berada di balik
gunung tempat Ya ’juj-
Ma’juj berada.
Sallam kemudian pergi
menuju pegunungan
Ya ’juj-Ma’juj. Di situ ia
melihat pegunungan
yang terpisah lembah.
Luas lembah sekitar 150
meter. Lembah ini
ditutup tembok
berpintu besi sekitar 50
meter.
Dalam Nuzhat al-
Musytaq, gambaran
Sallam tentang tembok
dan pintu besi itu
disebutkan dengan
sangat detail (Anda
yang ingin tahu bentuk
detailnya, silakan baca:
Muzhat al-Musytaq fi
Ikhtiraq al-Afaq, karya
al-Syarif al-Idrisi, hal.
934 -938).
Al-Idrisi juga
menceritakan bahwa
menurut cerita Sallam
penduduk di sekitar
pegunungan biasanya
memukul kunci pintu
besi 3 kali dalam sehari.
Setelah itu mereka
menempelkan
telinganya ke pintu
untuk mendengarkan
reaksi dari dalam pintu.
Ternyata, mereka
mendengar gema
teriakan dari dalam. Hal
itu menunjukkan bahwa
di dalam pintu betul-
betul ada makhluk jenis
manusia yang konon
Ya ’juj-Ma’juj itu.
Ya’juj-Ma’juj sendiri,
menurut penuturan al-
Syarif al-Idrisi dalam
Nuzhat al-Musytaq,
adalah dua suku
keturunan Sam bin Nuh.
Mereka sering
mengganggu,
menyerbu, membunuh,
suku-suku lain. Mereka
pembuat onar, dan
sering menghancurkan
suatu daerah.
Masyarakat
mengadukan kelakuan
suku Ya ’juj dan Ma’juj
kepada Iskandar Dzul
Qarnain, Raja Macedonia.
Iskandar kemudian
menggiring (mengusir)
mereka ke sebuah
pegunungan, lalu
menutupnya dengan
tembok dan pintu besi.
Menjelang Kiamat nanti,
pintu itu akan jebol.
Mereka keluar dan
membuat onar dunia,
sampai turunnya Nabi
Isa al-Masih.
Dalam Nuzhat al-
Musytaq, al-Syarif al-
Idrisi juga menuturkan
bahwa Sallam pernah
bertanya kepada
penduduk sekitar
pegunungan, apakah
ada yang pernah
melihat Ya ’juj-Ma’juj.
Mereka mengaku
pernah melihat
gerombolan orang di
atas tembok penutup.
Lalu angin badai bertiup
melemparkan mereka.
Penduduk di situ melihat
tubuh mereka sangat
kecil. Setelah itu, Sallam
pulang melalui Taraz
(Kazakhtan), kemudian
Samarkand
(Uzbekistan), lalu kota
Ray (Iran), dan kembali
ke istana al-Watsiq di
Surra Man Ra ’a, Iraq. Ia
kemudian menceritakan
dengan detail hasil
penelitiannya kepada
Khalifah.
Kalau menurut
penuturan Ibnu
Bathuthah dalam kitab
Rahlat Ibn Bathuthah
pegunungan Ya ’juj-
Ma’juj berada sekitar
perjalanan 6 hari dari
Cina. Penuturan ini tidak
bertentangan dengan
al-Syarif al-Idrisi.
Soalnya di sebelah Barat
Laut Cina adalah daerah-
daerah Rusia.
Senin, 24 Mei 2010
Jejak Kaki Tertua Berusia 40.000 Tahun
KAKI TUA DI DUNIA
BARU: 40,000-tahun
telapak kaki manusia di
Mexico terbuat dari
debu vulkanik dapat
menggoyahkan teori
yang sudah lama berdiri
tentang migrasi
manusia ke Amerika
Utara dari kepala
sampai ke jari kaki.
(Liverpool John Moores
University -
Bournemouth
University)
Ilmuwan Inggris
percaya bahwa di
Mexico pusat ada
diperkirakan tapak kaki
manusia berumur
40,000 tahun.
Penemuan ini dibuat
untuk menantang
penelitian sebelumnya
yang mengatakan
kedatangan manusia
pertama di Amerika
mendekati 13,500 tahun
yang lalu.
Penemuan ini dilakukan
pada tahun 2003 oleh
Professor Mathew
Bennet, dari universitas
Bournemouth dan Dr.
Silvia Gonzalez, dari
universitas Liverpool
John Moores. Tapak kaki
ini ditemukan di daerah
pertambangan kuno
dekat pegunungan Cerro
Toluquilla di lembah
Valsequillo, terletak
dekat Puebla, selatan
kota Mexico.
Menurut Dr. Gonzalez,
tapak kaki ini berbentuk
fosil pada debu vulkanik
di pesisir danau vulkanik
kuno.
Dr. Gonzalez percaya
bahwa perubahan cuaca
dan letusan gunung
Cerro Toluquilla
menyebabkan tingkat
ketinggian danau
vulkanik menjadi lebih
tinggi dan menurun, dan
memperlihatkan lapisan
debu vulkanik Xalnene.
Dr. Gonzalez
mengatakan jejak kaki
ini terjadi ketika
ketinggian air
meningkat dan
mengakibatkan ini
menjadi sekaras
betonan. Jejak kaki ini
ditemukan pada waktu
pekerja tambang
memindahkan kurang
lebih tiga yard endapan
danau yang mengendap
di atas lapisan debu
vulkanik dimana jejak
kaki tersebut berada.
Menggunakan teknologi
laser, sekelompok tim
ilmuwan menganalisa
jejak kaki itu dan
memperkirakan
umurnya sekitas 40,000
tahun lalu. Penemuan ini
mendapat tantangan
dari penemuan
sebelumnya tentang ide
penduduk pertama
Amerika.
Sebelumnya komunitas
ilmuwan percaya bahwa
manusia pertama tiba di
Amerika Utara setelah
jaman es lalu sekitar
13,500 tahun yang lalu.
Dipercaya bahwa
manusia menyeberangi
jembatan tanah yang
dulu pernah ada dari
Asia menuju yang
sekarang dikenal
dengan Alaska dan
akhirnya menempati
seluruh benua.
Teori ini didukung oleh
penemuan peralatan
batu bernama Clovis.
Peralatan ini
diperkirakan berumur
13,500 tahun yang lalu.
Profesor David Huddart,
dari universitas Moores,
dan kolabolator
penemuan ini
mengatakan:
“ Penemuan jejak kaki
manusia berumur
40,000-tahun di Mexico
berarti model kehadiran
manusia ‘Clovis
Pertama’ tidak lagi bisa
diterima sebagai bukti
pertama kehadiran
manusia di Amerika ”.
Dr. Gonzalez
mengatakan penemuan
ini mendukung teori
bahwa koloni pertama
mungkin datang melalui
air, menggunakan rute
migrasi perairan Pacific,
daripada dengan jalan
kaki dan berkelompok
kelompok datang ke
Amerika pada waktu
berbeda.
Jumat, 21 Mei 2010
Melepas Alas,Menjejak Bumi
Sering orang-orang tua
kita menyebut bumi
sebagai ibu, dan
angkasa sebagai bapak.
Dalam adegan perang
tanding antara ksatria
Pandawa dan durjana
Astina, filosofi bumi dan
angkasa acap dipakai
sang dalang. Seperti
saat si durjana
terdesak dan jatuh
terjerembab… maka
sebelum ksatria
memenggal kepalanya,
si durjana diberinya
kesempatan untuk
meratap kepada bumi
sang ibu, angkasa sang
bapak.
Kita juga mengenal
istilah Ibu Pertiwi
sebagai
pengejawantahan
tanah air tercinta. Kita
sering pula mendengar
istilah “dari bumi
kembali ke bumi, dari
debu kembali ke debu”
mengiringi peristiwa
kematian umat
manusia. Bisa jadi,
karena manusia dicipta
dari tanah, sedangkan
ruhnya ditiupkan dari
angkasa. Menyebut
angkasa sebagai
representasi kekuasaan
mutlak Tuhan Yang
Maha Besar.
Bung Karno, juga
memaknai bumi dengan
begitu agung. Ia
memperlakukan bumi
dengan begitu mulia.
Sepanjang hidupnya, ia
memiliki kebiasaan yang
menunjukkan betapa ia
mengakrabi bumi. Dari
kedua tangannyalah
banyak pohon ditanam,
dan disiram. Saat-saat
seperti itu, ia tengah
mempercantik bumi. Di
banyak kesempatan ia
melepas alas menjejak
bumi. Saat itulah ia
merasakan energi bumi
masuk dari pori kaki
menjalari sekujur tubuh
dan hati.
Kebiasaan tadi, direkam
oleh orang-orang
dekatnya. Mereka yang
hidup, tinggal, dan
bekerja di lingkungan
Istana, sangat sering
melihat Bung Karno
melepas sandal kulit
kesayangannya, dan
menempelkan telapak
kakinya di atas lantai.
Sejurus kemudian, ia
berjalan hilir-mudik di
sekitar Istana Mereka,
masih dengan kaki yang
telanjang.
Kepada salah seorang
ajudannya, Bambang
Widjanarko, ia pernah
menyinggung ihwal
kegemarannya
menjejakkan kaki ke
bumi. “Bambang…,” ujar
Bung Karno, “terserah
orang lain mempunyai
pendapat yang
bagaimana, aku sendiri
mempunyai keyakinan
bahwa antara manusia
dan bumi ini
berhubungan erat. Itu
sebabnya mengapa aku
sering meletakkan
kakiku yang telanjang ini
di atas tanah, atau
berjalan tanpa alas kaki
apa pun. Maksudnya
adalah, agar terjadi
kontak langsung dengan
bumi tanpa penghalang
sandal atau sepatu. ”
Bung Karno melanjutkan
“ wejangan”-nya
tentang bumi. Bahwa
bumi yang merupakan
bagian dari alam
semesta inilah yang
memberikan hidup
kepada kita semua,
atas kemurahan Tuhan
Yang Maha Esa.
Hendaknya kita selalu
mendekatkan diri
kepada bumi atau alam
dan jangan terus-
menerus mengasingkan
diri kita darinya.
Nah, kapan terakhir kali
Anda menjejak bumi
tanpa alas kaki?
Minggu, 07 Maret 2010
Kegembiraan Berarti Keberhasilan
Diawal abad yang lalu,ada seorang pemuda yang mempunyai angan-angan menjadi seorang pemain biola handal seperti Bognini.Begitu ada waktu senggang,dia selalu berlatih bermain biola,hingga lupa akan segalanya bagaikan orang yang kecanduan.Akan tetapi kemajuan yang dicapainya minim,hingga kedua orang tuanya pun merasakan permainan biola anak mereka yang malang ini. Sangatlah buruk,sama sekali tidak memiliki bakat dalam seni musik,tapi mereka takut untuk mengungkapan kenyataan yang akan melukai harga diri anak mereka itu.
Suatu hari,pemuda ini ingin berguru pada seorang biolis senior.Biolis senior itu berkata : "nak,coba kamu mainkan sebuah lagu untuk saya dengarkan." Pemuda itu memainkan lagu ketiga dari dua puluh empat lagu ciptaan Bognini.Gesekan biolanya terdapat banyak kelemahan sehingga tidak nyaman untuk didengar.Selesai memainkan sebuah lagu,biolis tua itu bertanya kepada sang pemuda.
Biolis tua : "mengapa kamu sangat gemar memainkan biola?"
Pemuda berkata : "saya ingin sukses,saya ingin jadi pemain biola seperti halnya Bognini."
Biolis tua bertanya : "apakah kamu gembira ?"
Pemuda menjawab : "saya sangat gembira.
Biolis tua itupun mengajak sang pemuda untuk pergi ketaman bunganya.
Biolis tua lalu bertanya kepadanya : "nak,kamu sangat gembira,hal ini bahwa kamu telah berhasil.Tidaklah perlu menjadi suatu keharusan berhasil seperti halnya Bognini menjadi seorang pemain biola yang agung.Dalam pandangan saya,gembira itu sendiri merupakan suatu keberhasilan.
Pemuda itu sangat tersentuh mendengar perkataan dari seorang biolis tua.Ia akhirnya memahami bahwa kegembiraan adalah keberhasilan yang membutuhkan biaya terendah dan juga resiko terkecil didunia ini,dan bisa memberikan manfaat bagi manusia.Jika meninggalkan kegembiraan dan mencari yang lain,seseorang mungkin sekali akan terjerumus didalam lumpur kekecewaan, kebingungan dan kerisauan.
Api yang bergelora dalam hati pemuda ini,sejak itupun menjadi padam,tenang,ia masih sering memainkan biola,tapi sudah tidak lagi terbelenggu oleh impiannya ingin menjadi Bognini.Seumur hidupnya ia masih gemar memainkan biola,walaupun permainannya masih tetap buruk,akan tetapi ia bisa mendapatkan kegembiraan tersendiri.
Dan nama pemuda itu adalah : Albert Einstein
Kegembiraan berarti keberhasilan. Inilah filosofi kehidupan yang penuh dengan kecerahan. Didalam hidupnya yang nyata,tidak sulit bagi kita menjumpai orang semacam ini,kebanyakan rona wajah mereka cerah memerah, bertubuh sehat,wajah berseri penuh senyuman,hati mereka gembira.Mereka telah mengekspresikan semua kebahagian hidup sebagaimana manusia hidup,didalam karier mereka tidak banyak memberikan sungbangsih, mereka jauh dari nama,keuntungan pribadi dan ketenaran.Orang seperti ini,apakah pantas dikatakan pecundang-pecundang.
Saya kira,belum tentu demikian.
Suatu hari,pemuda ini ingin berguru pada seorang biolis senior.Biolis senior itu berkata : "nak,coba kamu mainkan sebuah lagu untuk saya dengarkan." Pemuda itu memainkan lagu ketiga dari dua puluh empat lagu ciptaan Bognini.Gesekan biolanya terdapat banyak kelemahan sehingga tidak nyaman untuk didengar.Selesai memainkan sebuah lagu,biolis tua itu bertanya kepada sang pemuda.
Biolis tua : "mengapa kamu sangat gemar memainkan biola?"
Pemuda berkata : "saya ingin sukses,saya ingin jadi pemain biola seperti halnya Bognini."
Biolis tua bertanya : "apakah kamu gembira ?"
Pemuda menjawab : "saya sangat gembira.
Biolis tua itupun mengajak sang pemuda untuk pergi ketaman bunganya.
Biolis tua lalu bertanya kepadanya : "nak,kamu sangat gembira,hal ini bahwa kamu telah berhasil.Tidaklah perlu menjadi suatu keharusan berhasil seperti halnya Bognini menjadi seorang pemain biola yang agung.Dalam pandangan saya,gembira itu sendiri merupakan suatu keberhasilan.
Pemuda itu sangat tersentuh mendengar perkataan dari seorang biolis tua.Ia akhirnya memahami bahwa kegembiraan adalah keberhasilan yang membutuhkan biaya terendah dan juga resiko terkecil didunia ini,dan bisa memberikan manfaat bagi manusia.Jika meninggalkan kegembiraan dan mencari yang lain,seseorang mungkin sekali akan terjerumus didalam lumpur kekecewaan, kebingungan dan kerisauan.
Api yang bergelora dalam hati pemuda ini,sejak itupun menjadi padam,tenang,ia masih sering memainkan biola,tapi sudah tidak lagi terbelenggu oleh impiannya ingin menjadi Bognini.Seumur hidupnya ia masih gemar memainkan biola,walaupun permainannya masih tetap buruk,akan tetapi ia bisa mendapatkan kegembiraan tersendiri.
Dan nama pemuda itu adalah : Albert Einstein
Kegembiraan berarti keberhasilan. Inilah filosofi kehidupan yang penuh dengan kecerahan. Didalam hidupnya yang nyata,tidak sulit bagi kita menjumpai orang semacam ini,kebanyakan rona wajah mereka cerah memerah, bertubuh sehat,wajah berseri penuh senyuman,hati mereka gembira.Mereka telah mengekspresikan semua kebahagian hidup sebagaimana manusia hidup,didalam karier mereka tidak banyak memberikan sungbangsih, mereka jauh dari nama,keuntungan pribadi dan ketenaran.Orang seperti ini,apakah pantas dikatakan pecundang-pecundang.
Saya kira,belum tentu demikian.
Kamis, 04 Maret 2010
Profesor vs siswa
Suatu hari seorang profesor dari sebuah universitas mencoba mengetes siswanya.
Dia bertanya pada muridnya"Apakah Tuhan menciptakan segala sesuatu yang exist didunia ini ?
Muridnya menjawab : "Ya,betul"
"Semuanya ?" tanya profesor
"Iya,semuanya" jawab murid-muridnya
"Kalo begitu,Tuhan juga menciptakan iblis,karena iblis itu exist"
Murid-murid terdiam... Sang profesor mencoba menunjukkan bahwa iman dan agama adalah mitos
Tiba-tiba ada seorang murid berkata"Boleh saya menanyakan sesuatu ?"
Profesor : "Tentu saja"
Murid : "Apakah dingin itu exist ?"
Profesor : "Tentu saja dingin itu exist,apakah kamu tidak pernah merasa dingin ?"
Murid : "Pak, sesungguhnya, dingin itu tidak exist,dingin adalah masa saat hilangnya panas"
"Panas itu exist,kita menciptakan kata dingin untuk menjelaskan ketidakadaan panas"
"Apakah gelap itu exist ?"
Profesor : "Yah,gelap itu exist"
Murid : "Sekali lagi anda salah,gelap adalah ketidakadaan terang"
"kita bisa mempelajari terang dan cahaya,tapi tidak gelap"
"Gelap adalah penjelasan ketidakadaan cahaya"
"Jadi apakah iblis itu exist ?"
"Tuhan tidak menciptakan iblis,tapi iblis itu ada karena ketidakadaan Tuhan dalam hati manusia, ketidakadaan cinta, kemanusiaan,dan iman."
"Cinta dan iman itu seperti cahaya dan panas,mereka exist"
"Iblis adalah penjelasan ketidakadaan cinta, kemanusiaan,dan iman.
Giliran profesor yang terdiam...
Nama murid itu : Albert Einstein
Dia bertanya pada muridnya"Apakah Tuhan menciptakan segala sesuatu yang exist didunia ini ?
Muridnya menjawab : "Ya,betul"
"Semuanya ?" tanya profesor
"Iya,semuanya" jawab murid-muridnya
"Kalo begitu,Tuhan juga menciptakan iblis,karena iblis itu exist"
Murid-murid terdiam... Sang profesor mencoba menunjukkan bahwa iman dan agama adalah mitos
Tiba-tiba ada seorang murid berkata"Boleh saya menanyakan sesuatu ?"
Profesor : "Tentu saja"
Murid : "Apakah dingin itu exist ?"
Profesor : "Tentu saja dingin itu exist,apakah kamu tidak pernah merasa dingin ?"
Murid : "Pak, sesungguhnya, dingin itu tidak exist,dingin adalah masa saat hilangnya panas"
"Panas itu exist,kita menciptakan kata dingin untuk menjelaskan ketidakadaan panas"
"Apakah gelap itu exist ?"
Profesor : "Yah,gelap itu exist"
Murid : "Sekali lagi anda salah,gelap adalah ketidakadaan terang"
"kita bisa mempelajari terang dan cahaya,tapi tidak gelap"
"Gelap adalah penjelasan ketidakadaan cahaya"
"Jadi apakah iblis itu exist ?"
"Tuhan tidak menciptakan iblis,tapi iblis itu ada karena ketidakadaan Tuhan dalam hati manusia, ketidakadaan cinta, kemanusiaan,dan iman."
"Cinta dan iman itu seperti cahaya dan panas,mereka exist"
"Iblis adalah penjelasan ketidakadaan cinta, kemanusiaan,dan iman.
Giliran profesor yang terdiam...
Nama murid itu : Albert Einstein
Langganan:
Komentar (Atom)